Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2017

PPDB 2016 adalah seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru SMAN 2 Kotabumi menggunakan sistem On Line yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Utara. Program ini menyeleksi calon Peserta Didik berdasarkan nilai Ujian Nasional SMP dan khusus jalur Bina Lingkungan (BILING) ditambah dengan penilaian lain sesuai dengan jenis BILING yang di pilih. Calon Peserta Didik tidak dipungut Biaya dalam proses pendaftarannya.
 Pilihlah Jalur dengan Bijak, Peserta Didik Hanya dapat memilih Satu Jalur Pendaftaran dan tidak dapat mengulangi pendaftaran pada Jalur yang berbeda
PERSYARATAN DAN  BERKAS PENDAFTARAN DAPAT DI DOWNLOAD
JADWAL :
Pendaftaran      : 27 – 30 Juni 2017
Pengumuman   : 1 Juli 2017

JENIS PENDAFTARAN:
A. JALUR REGULER
Adalah jalur umum yang hanya menggunakan nilai UN sebagai dasar proses seleksi. Seluruh Lulusan SMP atau sederajat dapat mengikuti jalur ini. Khusus Calon Peserta lulusan 2015/2016 dan Calon Peserta yang berasal dari luar daerah wajib melapor ke Dinas Pendidikan Lampung Utara untuk dapat mendapatkan surat Rekomendasi. Calon Peserta Didik dapat memilih SMAN 2 Kotabumi dan dua Sekolah Negeri lain di Lampung Utara.
B. JALUR BINA LINGKUNGAN (BILING)
Adalah Jalur khusus bagi Peserta Didik yang memiliki Prestasi atau berdomisili di Sekitar SMAN 2 Kotabumi dan merupakan keluarga tidak mampu. Pada jalur ini Calon Peserta Didik hanya dapat memilih SMAN 2 Kotabumi sebagai satu-satunya pilihan dalam mendaftar. 
Calon Peserta didik hanya dapat mendaftar pada SATU jenis BILING:
1. BILING PRESTASI adalah Biling yang penilaiannya menggunakan Nilai UN ditambah dengan Penilian Prestasi. Prestasi yang dapat digunakan adalah prestasi minimal tingkat Kabupaten baik perseorangan maupun berkelompok.
2. BILING JARAK adalah Biling yang dapat digunakan oleh calon peserta didik yang berdomisili maksimal 3 Km dari SMAN 2 Kotabumi
3. BILING TIDAK MAMPU adalah Biling yang dapat digunakan oleh siswa yang berdomisili maksimal 3 Km dari SMAN 2 Kotabumi dan merupakan keluarga tidak mampu
PENTING!! Kartu Keluarga yang digunakan dalam pendaftaran BILING JARAK dan BILING TIDAK MAMPU adalah KK yang dibuat sebelum tanggal 30 November 2016. KK yang dibuat setelah tanggal tersebut tidak dapat digunakan untuk mendaftar
Sekolah merupakan salah satu lembaga formal pendidikan yang berfungsi untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan anak, ekolah merupakan tempat kita memperoleh berbagai ilmu pengetahuan sebagai bekal untuk bertahan hidup di kemudian hari. Pemahan dan pengenalan menditail mengenai lingkungan dapat diperoleh anak melalui pendidikan di sekolah.
Cara – cara yang perlu dilakukan untuk memelihara lingkungan sekolah antara lain sebagai berikut.
  1. Menyusun dan memasyarakatkan perogram sekolah hijau.
  2. Mendaftar atau menginvestasikan dan melaksanakan perogram sekolah hijau, yaiut;
·         Membangun kegiatan apotek hidup di sekolah.
·         Menurangi atau menghemat penggunaan lampu pendingin ruang kelas, konsumsi air dan energi lainnya.
·         Membangun mekanisme pembuangan sampah di sekolah.
·         Membiasakan untuk kegiatan hemat atau bahkan mendaur ulang semua kertas, plastik dan sejenisnya
·         Menyediakan tempat sampah berdasarkan jenis sampahnya.
·         mengkondisikan kegiatan ekstra kulikuler berbasis lingkungan, seperti kelompok hijau, pecinta alam dan sejenisnya.
·         Melakukan diskusi atau studi kasus tentang pemeliharaan lingkungan sekolah dan sejenisnya. COntoh mennton film bertemakan lingkungan, kemudian mendiskusikan atau membahasnya bersama-sama
·         Mengadakan karya wisata atau studi bnding dalam rangka pemeliharaan dan peningkatan kebersihan dan kelestarian laingkungan sekolah
  1. Melaksanakan tata tertib kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah.
  2. Mengembangkan kecintaan dan kepedulian siswa terhadap lingkungan sekolah melalui berbagai loba peduli lingkungan, seperti lomba kebersihan antar kelas, menulis, menggambar, atau aneka kreativitas lain yang bersifat ramah lingkungan.
  3. Mengadakan pengawasan dan penegakan kedisiplinan.
  4. Mengadakan gerakan cinta kebersihan dan kesehatan lingkungan sekolah
  5. memanfaatkan hari-hari besar nasional untuk gerak peduli lingkungan
Secara keseluruhan, kebersihan dan keasrian sekolah adalah tanggung jawab bersama dari setiap warga sekolah. Selain guru dan siswa, pemeliharaan dan perwujudan lingkungan sekolah yang bersihm sehat dan asri tidak lepas dari peran orang tua, swasta lembaga swadaya masyarakat mapupun pemerintah. Kondisi demikian akan melahirkan siswa yang cerdas, bermutu, berwawasan lingkungan serta mampu menerapkan sikap cinta dan peduli lingkungannya di lingkungan sekolah maupun masyarakan.
Adapun yang dimaksud dengan tugas sekolah adalah sesuatu yang harus dikerjakan oleh seorang siswa atas perintah dari guru yang mengajar sebuah bidang studi. Tugas sekolah bisa berbentuk sendiri-sendiri ada juga yang harus dikerjakan secara berkelompok. Tugas yang secara berkelompok ini disebut dengan Tugas Kelompok. Jadi tugas kelompok harus dikerjakan secara bersama-sama. Jika tugas yang diberikan ini berupa sendiri-sendiri maka penanggung jawabnya juga sendiri-sendiri. Lain halnya dengan tugas kelompok, yang menjadi penanggung jawabnya adalah ketua kelompok yang ditunjuk secara musyawarah dan mufakat.
Pengertian Tugas Sekolah, Tujuan serta Manfaatnya
Setelah memahami Pengertian Tugas Sekolah yang merupakan perwujudan  dari tanggungjawab seorang individu maupun kelompok.

Kata Tugas dapat juga  diartikan sebagai suatu pekerjaan yang di berikan kepada seseorang dan menjadi tanggung jawab dari individu tersebut. Tapi disini akan dikhususkan tentang pembahasan seputar tugas yang berkaitan dengan kegiatan belajar dan mengajar.

Apa Tujuan dari Guru, Memberikan Tugas Sekolah ?

Tugas sekolah atau lebih di pahami dengan PR (Pekerjaan Rumah) tentu mempunyai tujuan dan harapan. Sebagai seorang murid yang harus menggunakan waktunya sebaik mungkin untuk belajar janganlah malas-malasan untuk mengerjakan tugas yang diberikan oleh gurumu. Kerjakanlah tugas tersebut secara mandiri jangan suka mencontek punya teman, toh nantinya yang rugi juga kamu sendiri kan???

Adapun tujuan dari tugas sekolah adalah sebagai berikut :

  • Biar Siswa Tetap Belajar di rumah.  Guru kamu terlahir tidak langsung menjadi guru. Beliau juga mengalami masa anak-anak, masa sekolah, masa muda, jadi beliau-beliau itu sudah paham betul bagaimana karakter siswa-siswanya. Agar anak didiknya terlena dalam bermain sehabis waktu belajar mengajar di sekolah selesai, maka dari itu guru memberi tugas sekolah yang harus dikerjakan di rumah.
  • Supaya Siswa Membiasakan Membaca. Alasannya adalah biar sisa terbiasa dengan membaca buku-buku pelajaran walaupun lagi di rumah. Mengerjakan tugas sekolah berarti bukannya siswa nggak mau membaca. Ilmu itu didapat melalui membaca, memperhatikan dan memahami. Selama tujuannya guru kamu baik kenapa kamu harus mengeluh jika diberi tugas sekolah. Karena memang di waktu muda inilah saatnya kamu menimba ilmu sebanyak-banyaknya. Jika sudah tua nanti kamu tidak memiliki banyak waktu lagi untuk belajar, walaupun masih bisa belajar namun sudah sulit. Seperti kata lagu Belajar Diwaktu Kecil Bagai Menulis di atas batu. Belajar setelah dewasa bagaikan menulis diatas air. Tinggal kamu pahami aja apa maksudnya. 
  • Biar Nggak Keluyuran Di Luar Rumah. Bisa jadi guru kamu pernah melihat dan memergoki kamu sedang lagi asyik keluyuran di mall-mall atau di tempat lain di luar rumah bersama teman-teman lainnya tanpa ada keperluan. Nah, biar kamu nggak habiskan waktu untuk keluyuran, jadi guru kamu memberi tugas sekolah. Dengan numpuknya tugas sekolah, tentu kamu ada pekerjaan yang harus dikerjakan di rumah. Dengan demikian kamu tidak akan punya pikiran untuk keluyuran.
  • Jika ada Ulangan yang Mendadak Dapet Nilai Bagus. Kadang-kadang guru tidak memberi tahu kamu kapan di adakan ulangan. Banyak siswa yang kelabakan jika tiba-tiba guru mengumumkan akan ulangan hari ini.  Jadi tujuan guru kamu memberi tugas sekolah itu sebenernya baik, tidaklah bertujuan untuk melarang kamu bermain. Beliau pengen sekali anak didiknya menjadi sebagai anak didik yang berkualitas sehingga mendapatkan nilai bagus pada saat Ujian Nasional natinya. Dengan seringnya kamu mengerjakan tugas sekolah sendiri tanpa mencontek sudah barang tentu jika ada ujian yang mendadak kamu tidak akan gentar dan kelabakan, toh kamu sudah punya persiapan. Biasanya soal yang diberikan guru ya seputar tugas yang pernah diberikannya.  
  • Melatih Siswa Agar Memiliki Tanggung Jawab. Tujuan dari guru kamu memberikan banyak tugas sekolah bertujuan untuk melatih kami supaya memiliki rasa tanggung jawab terhadap dirimu sendiri. Masalahnya suatu nanti makin bertambahnya usia maka kamu akan semakin mempunyai tanggung jawab yang besar serta tugas-tugas yang harus kamu penuhi dengan penuh rasa tanggung jawab. Jadi Sejak sekaranglah waktunya untuk melatih kamu menjadi anak yang bertanggung jawab jika sudah besar nanti. Kalau tidak terlatih dari sekarang, kamu akan kesusahan nantinya jika sudah dewasa. Jadi tidak ada alasan buat kamu untuk tidak mengerjakan tugas sekolah.

Manfaat Dari Tugas Sekolah atau Pekerjaan Rumah.

Tugas Sekolah atau Pekerjaan rumah yang diberikan guru adalah untuk membangun inisiatif dan kreatif siswa. Guru menetapkan tugas sekolah yang harus dikerjakan oleh siswa di rumah. Tugas harus bisa  melatih rasa tanggung jawab anak dengan menyelesaikan tugas sekolah mereka. Anak-anak yang memiliki rasa tanggung jawab untuk menyelesaikan tugas sekolahnya tersebut, dan akan memenuhi kewajibannya sebagai siswa disaat mereka menyelesaikannya.

Manfaat lain dari Tugas Sekolah ini adalah bahwa siswa dilatih untuk mengembangkan manajemen waktu. Jadi dengan adanya tugas sekolah ini, mereka akan mulai membagi waktu untuk belajar dan bermain, sehingga mereka bisa menyelesaikan tugas sekolahnya sesuai dengan jadwal yang telah mereka buat sendiri. Disamping itu; mereka juga belajar untuk melakukan segala sesuatunya secara  mandiri. Mereka bisa mengatur waktu serta menyelesaikan pekerjaan rumah secara mandiri. Tugas Sekolah dalam hal ini mendorong disiplin diri pada siswa.

Dangan adanya Pekerjaan rumah (Tugas Sekolah) akan meningkatkan ketertarikan serta kepercayaan dalam diri siswa. Guru memberikan apresiasi atas pekerjaan yang siswa lakukan. Dengan Komentar positif guru bisa meningkatkan Motivasi Belajar pada anak  didik untuk lebih giat lagi dalam belajar.  Begitu Siswa itu sendiri, mereka akan bersemangat belajar dengan mengikuti instruksi dari guru dan berusaha semaksimal mungkin untuk menyelesaikan Tugas-tugas yang dibebankan kepada mereka sampai berhasil.

Tugas Sekolah yang secara bertahap meningkat,  dengan demikian akan dapat meningkatkan prestasi akademik. Tugas  Sekolah juga  akan membantu dalam pengembangan sikap dalam mengeksplorasi kegiatan belajar. Maka hal tersebut meningkatkan hasil akademis anak didik.

Pekerjaan rumah bukanlah suatu hukuman. Jumlah pekerjaan rumah yang diberikan secara tepat kepada siswa akan terasa manfaatnya. Hal ini tidak baik bagi anak-anak dengan beban pekerjaan rumah yang begitu banyaknya dan berlebihan. Pekerjaan rumah harus proporsional sesuai dengan usia dan kemampuan mental.

Tugas Sekolah bukanlah suatu hukuman. Banyaknya Tugas Sekolah yang diberikan kepada siswa secara tepat akan terasa manfaatnya.

Nah Demikian uraian tentang Pengertian Tugas Sekolah, Tujuan serta Manfaatnya. Ikuti terus blog tugas sekolah yang akan memaparkan contoh-cotoh tugas yang diberikan oleh guru.
Prilaku saat anak yang suka bolos sekolah yang seang marak terjadi dikalangan pelajar mulai dari sekolah dasar hingga tingkat menengah atas seringkali ditemukan kasus dimana satu fatau lebih dari siswanya seringkali tidak hadir saat waktu belajar mengajar hal ini, namun juga ha lyang sama juga dilakukan oleh siswi puteri ada yang melakukannya secara pribadi dan adapula juga ada yang kelompokan

Kebiasaan bolos terus menerus akan sangat merugikan siswa itu sendiri, bukan hanya sistem pembelajaran yang ia lewatkan, sikap kedislipinan pada anak dan sekolah itu sendiripun juga akan menurun. ada banyak alasan atasan yang melatarbelakangii seorang anak melakukan bolos masuk diajarkan. tidak menyukai guru pada mata pelajaran yang diajarkan, tidak adanya minat pada pelajaran yang diajarkan lalu si anak tersebut jenuh

Cara menangani anak yang malas dan sering bolos masuk sekolah, biasanya sekolahpun menyediakan pendidik untuk menangani masalah semacam ini, yakni bimbingan konseling yang disediakan oleh sekolah, bimbingan konseling yang disediakan oleh sekolah. bimbingan konselung dinilai menjadi salah satu cara terbaik dalam menghadapi siswa/wi yang sering melakukan bolos. bimbanban konseling juga tersebut cukup efisien dalam mengatasi masalah siswa/wi ini


Cara mengatasi anak yang malas suka bolos sekolah

Kata “BOLOS” sangat populer dikalangan pelajar atau siswa baik di sekolah dasar atau di tingkat menengah. Dari beberapa survei,  jumlah siswa yang membolos pada jam efektif sekolah hanya sedikit dibandingkan dari jumlah siswa yang tidak membolos, terlepas sekecil apapun dari jumlah tersebut harus menjadi perhatian bagi institusi yang bernama sekolah, karena apabila disikapi dengan cuek bebek, tidak tertutup kemungkinan yang kecil akan menjadi besar dan menjelma menjadi bola salju liar yang akan terus menggelinding hingga jumlah siswa yang membolos sekolah akan terus meningkat.
Perilaku membolos sebenarnya bukan merupakan hal yang baru lagi bagi banyak pelajar. Setidaknya bagi mereka yang pernah mengenyam pendidikan. Hal ini disebabkan kerena perilaku membolos itu sendiri telah ada sejak dulu.

Tindakan membolos dikedepankan sebagai sebuah jawaban atas kejenuhan yang sering dialami oleh banyak siswa terhadap kurikulum sekolah. Buntutnya memang akan menjadi fenomena yang jelas - jelas akan mencoreng lembaga persekolahan itu sendiri. Tidak hanya di kota - kota besar saja siswa yang terlihat sering membolos, bahkan sekolah yang letaknya di daerah - daerah pun prilaku membolos sudah menjadi kegemaran.

Banyak siswa yang sering membolos bukan hanya di sekolah - sekolah tertentu saja tetapi banyak sekolah mengalami hal yang sama. Hal ini disebabkan oleh faktor - faktor internal dan faktor - faktor eksternal dari anak itu sendiri.  Faktor eksternal yang kadang kala menjadikan alasan membolos adalah mata pelajaran yang tidak diminati atau tidak disenangi. . Tentu saja sistem pendidikan yang ketat tanpa diimbangi dengan pola pengajaran yang sifatnya 'menyejukkan' membuat anak tidak lagi betah di sekolah. Mereka yang tidak tahan itulah yang kemudian mencari pelarian dengan membolos, walaupun secara tidak langsung hal seperti  ini sebenarnya bukan merupakan suatu jawaban yang baik. Hal ini dapat dibuktikan bahwa siswa yang suka membolos seringkali menjadi ikut serta terlibat pada hal - hal yang cenderung merugikan.

Betapa seriusnya perilaku membolos ini perlu mendapat perhatian penuh dari berbagai pihak. Bukan saja hanya perhatian yang berasal dari pihak sekolah, melainkan juga perhatian yang berasal dari orang tua, teman maupun pemerintah. Perilaku membolos sangat merugikan dan bahkan bisa saja menjadi sumber masalah baru. Apabila hal ini terus menerus dibiarkan berlalu, maka yang bertanggung jawab atas semua ini bukan saja dari siswa itu sendiri melainkan dari pihak sekolah ataupun guru yang menjadi orang tua di sekolah juga akan ikut menangungnya. 

Kamu tentu ingat ketika kita masih kelas 1 SD, kita sudah diminta untuk mulai menghapal perkalian dan lain-lain. Hingga saat ini, ada banyak guru yang masih menerapkan cara-cara tersebut, yaitu, menghafal untuk belajar.

Banyak orang mengatakan bahwa, jika kamu ingin pintar dan menguasai banyak hal, maka kamu harus menghafal.

Disamping mengandung beberapa kebenaran, namun pernyataan tersebut juga sedikit sulit diterima oleh beberapa orang, mengingat setiap orang memiliki cara untuk belajar yang berbeda-beda.

Namun, bagaimanapun cara belajarmu, berikut adalah beberapa tips umum yang sering digunakan untuk menghafal dengan cepat dan agar tidak mudah lupa.

Namun sebelum kita membahas satu persatu mengenai tips tersebut, ada baiknya kamu mengetahui kekuatan terbesarmu terlebih dahulu. Apakah kamu adalah seorang yang mudah belajar dengan mendengar? Melihat? Atau mungkin kamu adalah seseorang yang selalu ingat dan mudah saat belajar dari pengalaman.

Setelah mengetahui kekuatan terbesar yang kamu miliki, kamu juga bisa bereksperimen dengan mencoba beberapa cara termasuk dengan mengkombinasikan cara-cara yang telah disebutkan sebelumnya.

1. Segarkan dirimu

Tips cara menghafal cepat dan tidak mudah lupa yang pertama adalah dengan mengetahui waktu dimana kekuatan otakmu bisa keluar 100%, ada yang mudah menghafal saat tengah malam, ada yang pada pagi hari, sore hari, atau sebelum tidur. Temukan yang mana yang paling cocok untukmu.

Selain itu buat dirimu dan otakmu segar agar lebih mudah berkonsentrasi, lebih bersemangat, dan lebih kuat hafalan. Salah satu caranya adalah dengan mandi.

2. Mempersiapkan segala sesuatunya
Kita akan mulai dari langkah pertama yaitu dengan mengoptimalkan menghafal dengan memperhatikan lingkungan yang akan kita pilih. Bagi kebanyakan orang, persiapan tersebut biasanya dilakukan dengan memilih daerah yang benar-benar aman dari gangguan sehingga mereka lebih bisa berkonsentrasi. Namun beberapa orang juga bisa melakukannya di tempat-tempat umum yang ramai. Cobalah mencari tempat yang paling kondusif untuk belajar dan memulai.

3. Menghafal membutuhkan motivasi


Ada dua jenis stres yang dikenal dalam dunia kesehatan yaitu, stres yang dapat berakibat buruk bagi kesehatan dan stres yang dapat membuat kita semakin sehat.



Stres yang membuat kita menjadi semakin sehat dan pintar adalah dengan memaksakan diri terutama melalui semangat dan motivasi. Stres akan menyebabkan hormon adrenalin kita terpompa sehingga kemampuan yang kita miliki akan keluar semuanya.
Begitu juga jika kamu ingin cepat menghafal, kamu harus memiliki motivasi yang bisa mendorong dan mengeluarkan semua kekuatan otakmu.

4. Beberapa orang membutuhkan doping

Doping yang saya maksud bukanlah doping sebenarnya berupa obat-obatan yang terlarang, melainkan seseorang terkadang bisa meningkatkan kemampuan memori dengan mengkonsumsi sesuatu misalnya minum teh, minum kopi, atau sesuatu yang segar. Beberapa orang mungkin bisa berkonsentrasi dengan baik setelah mengkonsumsi coklat.
Mekanisme kekuatan otak untuk mengingat informasi sebenarnya berasal dari neuron dan sinapsis. Sinopsis bekerja dengan cara mengulang, mengulang, dan terus mengulang sehingga otak bisa menghafal.
Namun kamu juga harus tahu bahwa, seiring bertambahnya usia, berbagai bahan kimia beracun yang masuk ke dalam tubuh kita dapat merusak sinopsis dan neuron yang menyebabkan kita kehilangan banyak memori. Menurut banyak ahli kesehatan, teh hijau adalah salah satu minuman yang mengandung senyawa tertentu yang akan menjaga sel-sel otak agar bisa bekerja dengan baik dan dalam jangka waktu yang lama.
Jadi, di sini kamu dianjurkan untuk minum teh hijau sebelum mulai menghafal.

5. Catat kembali apa yang kamu hafal

Cara menghafal cepat dan tidak mudah lupa adalah dengan mencatat kembali semua informasi yang sudah melekat di otakmu untuk di ikat lebih kuat lagi. Atau kamu juga bisa memanfaatkan smartphonemu untuk merekam apa saja yang sudah kamu hafal dan apa saja yang kamu lewatkan. Cara ini adalah cara paling mudah untuk mengevaluasi semua hafalanmu. Selain itu, dengan mengucapkannya kembali akan memaksa otak bekerja lebih keras untuk mengingat.

6. Tulis terlebih dahulu sebelum memulai menghafal

Teknik ini juga banyak diterapkan oleh mereka yang lebih mudah mengingat pada saat mereka melihat gambar.
Caranya, terlebih dahulu kamu harus menulis semua yang akan kamu hafal. Kemudian, setelah kamu merasa akrab dengan apa yang akan kamu hafalkan tersebut, kamu bisa membantunya dengan membacanya kembali. Setelah itu barulah mulai dihafal.

7. Menghafal dengan memanfaatkan sticky notes

Sticky note biasanya dijual dengan beberapa pilihan warna dan sebaiknya kamu menyiapkan, misalnya 3-4 warna.
Apa yang telah kamu hafalkan tulis kembali pada lembar-lembar sticky note dengan warna yang berbeda-beda. Cara ini sangat ideal untuk pelajar yang mudah menerima pelajaran saat melihat gambar.
Kamu bisa menggunakan kode warna untuk membedakan subjek yang kamu hafalkan. Sehingga informasi yang kamu simpan di otak akan mengikuti kelompok-kelompok tertentu.

8. Terapkan langkah pengulangan

Untuk setiap baris teks, bisa kamu ulangi beberapa kali hingga kamu benar-benar menghafalnya sebelum berpindah ke teks yang lain.
Cara ini biasanya dapat membantu mencegah agar ingatan tidak memudar dalam waktu singkat. Karena semakin banyak kita mengulang, maka hafalan akan semakin kuat.

9. Ajarkan kepada seseorang atau kepada dirimu

Apabila kamu ingin menghafal dengan cepat dan tidak mudah lupa, teknik mengajarkan apa yang sudah kamu hafal kepada seseorang atau langsung mempraktekkannya kepada dirimu sendiri misalnya dengan berbicara sendiri di depan kaca atau dengan memperagakan seolah-olah kamu sedang mengajar akan membantumu untuk mengingat lebih kuat dan membuat otakmu tidak mudah lupa.

10. Manfaatkan rekaman

 

Kamu bisa merekam semua yang akan kamu hafal kemudian dengarkan rekaman tersebut sesering mungkin. Cara ini sangat efektif bagi mereka yang terbiasa belajar dengan cara mendengar.

11. Jangan lupa beristirahat

Rahasia seseorang yang bisa menghafal dengan cepat dan tidak mudah lupa, salah satunya adalah dengan mengistirahatkan otak. Kamu harus tahu kapan otak membutuhkan istirahat.
Beberapa ahli kesehatan mengatakan bahwa, mengambil tidur siang, entah itu satu jam atau setengah jam memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap memori. Jadi, jika kamu memiliki waktu beristirahat pada siang hari, cobalah untuk rutin tidur walaupun hanya setengah jam.
Belajar yang efektif adalah proses belajar mengajar yang berhasil guna, dan proses pembelajaran itu mampu memberikan pemahaman, kecerdasan, ketekunan, kesempatan dan mutu / kualitas yang lebih baik serta dapat memberikan perubahan perilaku dan dapat diaplikasikan atau diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga hasil dari pembelajaran itu akan dapat menghasilkan sumber daya manusia yang unggul.
Dan untuk mencapai belajar yang efektif tentu saja dalam proses belajarnya harus dilakukan dengan baik dan benar. Berikut ini adalah tips-tips belajar yang baik dan benar :
1. Belajar Kelompok
Belajar kelompok dapat menjadi kegiatan belajar menjadi lebih menyenangkan karena ditemani oleh teman dan berada di rumah sendiri sehingga dapat lebih santai. 

Namun sebaiknya tetap didampingi oleh orang dewasa seperti kakak, paman, bibi atau orang tua agar belajar tidak berubah menjadi bermain. Belajar kelompok ada baiknya mengajak teman yang pandai dan rajin belajar agar yang tidak pandai jadi ketularan pintar. 

Dalam belajar kelompok kegiatannya adalah membahas pelajaran yang belum dipahami oleh semua atau sebagian kelompok belajar baik yang sudah dijelaskan guru maupun belum dijelaskan guru.
2. Rajin Membuat Catatan Intisari Pelajaran
Bagian-bagian penting dari pelajaran sebaiknya dibuat catatan di kertas atau buku kecil yang dapat dibawa kemana-mana sehingga dapat dibaca di mana pun kita berada. Namun catatan tersebut jangan dijadikan media mencontek karena dapat merugikan kita sendiri.
3. Membuat Perencanaan Yang Baik
Untuk mencapai suatu tujuan biasanya diiringi oleh rencana yang baik. Oleh karena itu ada baiknya kita membuat rencana belajar dan rencana pencapaian nilai untuk mengetahui apakah kegiatan belajar yang kita lakukan telah maksimal atau perlu ditingkatkan. Sesuaikan target pencapaian dengan kemampuan yang kita miliki. Buat rencana belajar yang diprioritaskan pada mata pelajaran yang lemah. Buatlah jadwal belajar yang baik.
4. Disiplin Dalam Belajar
Apabila kita telah membuat jadwal belajar maka harus dijalankan dengan baik. Contohnya seperti belajar tepat waktu dan serius tidak sambil main-main dengan konsentrasi penuh. Jika waktu makan, mandi, ibadah, dan sebagainya telah tiba maka jangan ditunda-tunda lagi. Lanjutkan belajar setelah melakukan kegiatan tersebut jika waktu belajar belum usai. Bermain dengan teman atau game dapat merusak konsentrasi belajar. 

Sebaiknya kegiatan bermain juga dijadwalkan dengan waktu yang cukup panjang namun tidak melelahkan jika dilakukan sebelum waktu belajar. Jika bermain video game sebaiknya pilih game yang mendidik dan tidak menimbulkan rasa penasaran yang tinggi ataupun rasa kekesalan yang tinggi jika kalah.
5. Menjadi Aktif Bertanya dan Ditanya
Jika ada hal yang belum jelas, maka tanyakan kepada guru, teman atau orang tua. Jika kita bertanya biasanya kita akan ingat jawabannya. Jika bertanya, bertanyalah secukupnya dan jangan bersifat menguji orang yang kita tanya. 

Tawarkanlah pada teman untuk bertanya kepada kita hal-hal yang belum dia pahami. Semakin banyak ditanya maka kita dapat semakin ingat dengan jawaban dan apabila kita juga tidak tahu jawaban yang benar, maka kita dapat membahasnya bersama-sama dengan teman.
6. Belajar Dengan Serius dan Tekun
Ketika belajar di kelas dengarkan dan catat apa yang guru jelaskan. Catat yang penting karena bisa saja hal tersebut tidak ada di buku dan nanti akan keluar saat ulangan atau ujian. Ketika waktu luang baca kembali catatan yang telah dibuat tadi dan hapalkan sambil dimengerti. 

Jika kita sudah merasa mantap dengan suatu pelajaran maka ujilah diri sendiri dengan soal-soal. Setelah soal dikerjakan periksa jawaban dengan kunci jawaban. Pelajari kembali soal-soal yang salah dijawab.
7. Hindari Belajar Berlebihan
Jika waktu ujian atau ulangan sudah dekat biasanya kita akan panik jika belum siap. Jalan pintas yang sering dilakukan oleh pelajar yang belum siap adalah dengan belajar hingga larut malam / begadang atau membuat contekan. 

Sebaiknya ketika akan ujian tetap tidur tepat waktu karena jika bergadang semalaman akan membawa dampak yang buruk bagi kesehatan, terutama bagi anak-anak.
8. Jujur Dalam Mengerjakan Ulangan dan Ujian
Hindari mencontek ketika sedang mengerjakan soal ulangan atau ujian. Mencontek dapat membuat sifat kita curang dan pembohong. Kebohongan bagaimanapun juga tidak dapat ditutup-tutupi terus-menerus dan cenderung untuk melakukan kebohongan selanjutnya untuk menutupi kebohongan selanjutnya. 

Anggaplah dengan nyontek pasti akan ketahuan guru dan memiliki masa depan sebagai penjahat apabila kita melakukan kecurangan.
9. Jadilah Seorang Pemimpin. Latihlah rasa tanggung jawabmu.
Apabila guru meminta bantuanmu untuk mengerjakan sesuatu misalnya membersihkan kelas, jangan ragu untuk menerimanya. Ajak beberapa teman kelas dan pimpin mereka untuk membersihkan kelas bersama-sama.
10. Mendengarkan Penjelasan Guru Dengan Baik.
Jawablah setiap pertanyaan yang diajukan oleh guru apabila kamu mengetahui jawabannya. Jangan menunggu guru untuk memanggil kamu untuk menjawab pertanyaan.
11. Jangan Malu Untuk Bertanya.
Selalu ajukan pertanyaan kepada guru apabila tidak mengerti tentang sesuatu hal.
12. Kerjakan PR
Kerjakan PR dengan baik, jangan selalu mencari alasan untuk tidak mengerjakannya. Jangan malas mengerjakan PR dengan alasan lupa atau menunda-nunda mengerjakannya. Enak kan kalau kita cepat mengerjakan PR, jadi masih punya banyak waktu untuk bermain dan nonton TV deh!
13. Selalu Mengulang Pelajaran yang Sudah diajarkan
Setiap pulang dari sekolah, selalu mengulang pelajaran yang tadi diajarkan. Nanti sewaktu ada ulangan jadi tidak banyak yang harus dipelajari! Asyik!
14. Cukup Istirahat, Makan Dan Bermain
Semuanya dilakukan secara berimbang. Setelah pulang sekolah, kita sering ingin cepat-cepat bermain dan melupakan segala hal penting lainnya, contohnya makan dan istirahat. 

Padahal setelah seharian di sekolah, tak terasa badan kita membutuhkan masukan energi tambahan yang bisa didapatkan dari istirahat dan makanan yang kita makan. Oleh karenanya kita harus dapat membagi waktu untuk makan, istirahat dan bermain. Kalau semuanya dilakukan dengan baik, badan jadi segar setiap hari! Jadi tidak sering mengantuk di kelas!
15. Banyak Berlatih Pelajaran Yang Kurang Disukai
Apabila kamu tidak menyenangi suatu mata pelajaran, contohnya matematika, maka banyak-banyaklah berlatih, mengikuti kursus atau belajar berkelompok dengan teman. Sehabis belajar bisa bermain dan menambah teman baru di tempat kursus. Selain itu, siapa tahu dari kurang menyukai matematika, kalian malahan menyukainya.
16. Ikutilah Kegiatan Ektrakurikuler Yang Kamu Senangi
Cari tahu kegiatan apa yang cocok dan kamu suka. Contohnya apabila kalian suka pelajaran tae kwon do, cobalah untuk mengikuti kursus dari kegiatan tersebut, sehingga selain belajar pelajaran-pelajaran yang diajarkan di sekolah, kalian juga dapat mendapatkan pelajaran tambahan di luar sekolah.
17. Cari Seorang Pembimbing Yang Baik
Orangtua adalah pembimbing yang terbaik selain guru. Apabila ada yang kurang jelas dari keterangan guru di sekolah, kalian dapat menanyakan hal tersebut kepada orang tua. Selain itu, kalian juga dapat belajar dari teman yang berprestasi.
18. Jangan Suka Mencontek Teman
Kalau mencontek, kamu bisa bodoh karena tidak berpikir sendiri. Lagipula belum tentu, teman yang kamu contek itu menjawab pertanyaan dengan benar. Belum lagi kalau ketahuan guru dan teman lain, malu kan? Kalau kamu rajin belajar, pasti bisa menjawab semua pertanyaan dengan benar sehingga ulangan dapat nilai baik.
19. Niat Dengan Sungguh-Sungguh
Kalau belajar tidak sungguh-sungguh ataupun tidak niat, yang ada malah pikiran kita melayang kemana-mana. Entah itu tentang makanan, games, lawan jenis, dll. Oleh sebab itu, belajar yang baik dimulai dengan niat yang sungguh-sungguh.
20. Lokasi dan Situasi Yang Kondusif
Jikalau kita belajar, tidak mungkin kalau kita lakukan di tengah jalan raya? Ataupun ketika kita sedang makan. Cara yang paling efektif untuk belajar adalah mencari tempat yang nyaman dan tidak terlalu banyak gangguan agar kita bisa lebih konsentrasi.
21. Hindari Sikap Tidak Jujur
Sekarang ini banyak siswa membuat catatan untuk mencontek saat ada ulangan atau ujian. Dengan belajar dengan jadwal yang teratur seorang murid akan selalu siap jika ada ulangan dadakan dan tidak perlu mencontek.
22. Metode Imitasi
Proses belajar bisa berjalan dengan sempurna melalui metode imitasi atau meniru. Metode ini di realisasikan ketika seorang meniru orang lain atau gurunya, metode ini sering di gunakan anak kecil untuk melafal kata bahasa dari orang tuanya, Begitu juga jika ia meniru berbagai perilaku,etika dan tradisi
23. Trial and Error
Manusia juga belajar dari eksperimen pribadi.dia akan berusaha secara mandiri untuk memecahkan masalah yang di hadapi.terkadang beberapa kali dia melakukan kesalahan dalam memecahkan masalah, namun dia juga beberapa kali mencoba untuk melakuakan kembali. Sampai pada akhirnya dia mampu untuk menyelesaikan permasalahan dengan benar.
24. Conditioning
Manusia bisa belajar dengan pengkondisian. Seseorang di katakan belajar dengan pengkondisian jika ada stimulun dari indrawi yang merangsangnya. Ketika itulah seseorang menanggapi stimulus tersebut. Tanggapan yang ia berikan ialah suatu respon yang juga di barengkan dengan stimulus netral. Kemudian respon menyertai stimulus netral itu akan di ulang beberapa kali.
Setelah di lakukan pengulangan beberapa kali, kita akan menjumpai bahwa stimulus netrsl bisa memberikan respon dengan sendirinya sekalipun stimulus indrawi sudah tidak ada lagi.contoh klasi yang dilakukan psikolog Rusia Ivan pavlov dalam experimennya yang cukup masyur. 

Dia membunyikan lonceng (stimulus netral) pada waktu dia meletakkan sedikit makanan di mulut anjing (indrawi).biasanya, jika makanan itu di letakkan di deapn mulut anjing maka anjing tersebut akan meneteskan air liur (respon).dengan demikian air liur berbarengan dengan bunyi lonceng.
Ketika hal ini di ulangi beberapa kali, maka peneliti mencoba untuk membunyikan lonceng tanpa meletakkan makanan pada mulut anjing tersebut. Maka hasilnya anjing tersebut tetap meneteskan air liur ketika ia mendengar suara lonceng, sebuah respon baru yang belum pernah dialami oleh anjing. 

Sekarang anjing tersebut merespon bunyi lonceng dengan meneteskan air liurnya.padahal sebelum di lakukan eksperimen anjing tersebut tidak meneteskan air liur kalau hanya mendengar bunyi lonceng.
25. Metode Berpikir
Proses belajar juga bisa berjalan sempurna dengan melalui metode berpikir, dengan metode ini seseorang sering kali mampu menyelesaikan masalah hidupnya, dia akan memilki kesamaan dan apa saja yang tidak memiliki kemiripan. Dengan demikian dia akan bisa menarik kesimpulan, dengan pilihan tersebut. Maka pada kuncinya berilah anak-anak kita pertanyaan yang menurut dia mudah, dengan demikian anak tersebut akan selalu belajar dan berpikir.
26. Mulailah Dari yang “Kecil”
Mulailah belajar dari topik yang paling anda kuasai / gampang. Setelah itu barulah dilanjutkan dengan topik yang lebih “menantang”. Hal ini dimaksudkan agar kita tidak langsung down dan putus asa jika mengerjakan soal-soal sulit terlebih dahulu.
27. Sering-seringlah “Practice
Latihan dan latihan itulah kunci untuk mahir dalam suatu mata pelajaran. Semakin banyak anda mengerjakan dan memahami soal semakin terbiasa pula anda dalam mengerjakannya.
28. Fokus
Ketika belajar, kita dituntut untuk serius. Jangan setengah hati. Karena pikiran kita tidak dapat melakukan / memikirkan beberapa kegiatan / hal dalam satu waktu.
29. Mohon Bimbingan-NYA
Jangan lupa banyak-banyak berdoa. Karena selain dari nilai religi-nya, hal tersebut dapat membuat kita lebih fokus ketika belajar dan dapat membuat pikiran kita lebih tenang.
30. Menggunakan Media dan Sumber-Sumber Yang Relevan
Jika kita hanya menggunakan 1 buku sebagai bahan patokan untuk belajar. Apapun hasil yang kita dapat belum tentu maksimal. Untuk itulah, cobalah untuk mencari-cari hal yang terkait kita pelajari dengan menggunakan Sumber dan Media yang sudah ada. 

Kita bisa mencarinya dengan menggunakan Internet, Koran, Buku lain, Majalah, dan lain-lain. Tentu kita juga tidak mau ilmu yang kita dapat hanya segitu saja karena hanya mempunyai 1 buku atau sumber yang tidak lengkap. Untuk itulah, Sumber dan Media hanyalah sebagai pelengkap dalam belajar yang baik dan benar.
Di setiap sekolah dari mulai tingkat SD, SMP dan SMU sudah hampir pasti setiap hari senin selalu dilaksanakan kegiatan upacara bendera. Untuk sekolah yang memiliki lapangan luas sudah pasti tiap hari senin melaksanakan upacara bendera, tapi untuk sekolah yang tidak memiliki lahan yang luas mungkin upacara bendera bukan kegiatan yang wajib untuk dilaksanakan setiap hari senin. Upacara bendera dilaksanakan dengan maksud untuk melatih siswa agar mempunyai jiwa disiplin yang kuat dan taat akan segala peraturan.
Upacara bendera merupakan kegiatan yang diwariskan oleh bangsa Jepang ketika menjajah Indonesia. Jepang dikenal sebagai Negara yang rakyatnya mempunyai rasa nasioalisme, ketaatan dan disiplin yang sangat tinggi. Setiap pagi bangsa Jepang mengumpulkan tentaranya untuk melaksanakan apel pagi. Hal ini dilakukan agar para tentaranya selalu siap siaga dalam berbagai hal dan keadaan.
Kegiatan ini ternyata membuahkan hasil yang efektif, hal ini terbukti dengan berbagai kemenangan yang di peroleh bangsa jepang terhadap musuh-musuhnya. Berkat kedisiplinan dan kekuatan tentara jepang yang dikenal dengan tentara berani mati, mereka membuktikan bahwa negaranya adalah bangsa yang tangguh dan ditakuti oleh Negara lain. Dengan kekuatannya itulah bangsa Jepang dapat membangun negaranya dari hasil menjajah Negara lain, dengan cara membawa hasil kekayaan alam bumi Negara jajahannya, sampai akhirnya Negara Jepang hancur dan menyerah kalah kepada sekutu setelah dua kotanya yaitu Nagasaki dan Hirosima di bom atom oleh Sekutu.
Dari pengalaman bangsa Jepang ini mestilah kita belajar bahwa kedisiplinan akan melahirkan sesuatu kekuatan yang maha dahsyat, sehingga kita dapat meraih apa yang kita inginkan di masa yang akan datang. Kesadaran akan kedisiplinan inilah yang mestinya di terapkan oleh setiap pendidik di sekolah kepada anak didiknya, agar mereka terbisaa melakukan sesuatu dengan teratur dan penuh dedikasi, sehingga dari apa yang mereka kerjakan akan mendapatkan suatu hasil yang maksimal sebagai bekal untuk kehidupan sekarang dan masa yang akan datang.
Tetapi kejadian yang kontras justru sekarang terjadi di hampir setiap sekolah, ketika pelaksanaan upacara bendera sepertinya sikap kedisiplinan itu sudah tidak tampak. Anak-anak yang berbaris seolah-olah mereka tidak sedang melakukan sesuatu kegiatan yang seharusnya mesti memerlukan persiapan yang baik. Mereka berdiri seenaknya, upacara sambil ngobrol, atau bahkan bercanda dengan teman-temannya yang lain. Hal ini diperparah dengan sikap guru yang apatis, mereka mungkin menganganggap ini hanya kegiatan ceremonial biasa yang manfaatnya juga tidak begitu seberapa.
Kesadaran akan pentingnya kedisiplinan sepertinya sudah tidak ada pada sebagian kita, hal ini ditunjukan dengan sikap-sikap dan kelakukan yang tidak bertanggungjawab dari sebagian kita. Mungkin semestinya kita memikirkan kembali manfaat dari apa yang diwariskan bangsa Jepang pasca penjajahan terhadap Negara kita, walaupun mungkin banyak yang menyakitkannya, namun kita bisa mengambil sedikit hikmah dari apa yang mereka lakukan. Saat ini kita mungkin terlena dengan apa yang sudah kita dapatkan; kemerdekaan, kebebasan dan kesenangan yang kita peroleh membuat kita lupa bahwa dulu nenek moyang kita berjuang dengan gigih dan rela mengorbankan segala apa yang di milikinya dengan penuh semangat dan rasa disiplin yang tinggi. Inilah kekuatan yang maha dahsyat yang mengantarkan Negara kita merdeka dan menjadi seperti sekarang ini. Jadi bisa kita bayangkan masa yang akan datang, akan bagaimana Negara kita ini jika para pengelola dan seluruh penduduknya tidak memiliki tingkat kedisiplinan yang tinggi. Akankah Negara kita kembali dijajah oleh bangsa lain? mungkinkah Negara kita akan hancur kembali? Naudzubillahimindalik, tapi sinyal-sinyal itu sepertinya sudah sangat tampak dihadapan kita walaupun mungkin modelnya berbeda dengan zaman penjajahan terdahulu.
Sikap disiplin yang tertanam pada diri kita akan membuahkan generasi-generasi yang berkualitas, apalagi kalau hal ini ditanamkan sejak dini. Dengan sikap disiplin ini manusia akan memiliki kekuatan untuk menghadapi serumit apapun persoalan yang dihadapinya, hal ini dikarenakan orang yang disiplin sudah terbiasa melakukan berbagai hal dengan penuh pertimbangan, berdedikasi, semangat yang pantang menyerah dan keinginan mendapatkan sesuatu dengan hasil yang terbaik dengan cara semaksimal mungkin. Inilah yang kita dambakan dari generasi muda penerus bangsa, agar Negara kita tumbuh maju menjadi Negara maju, besar dan disegani oleh Negara lain, bukan sebaliknya walaupun Negara kita sudah merdeka, tetapi keaadaanya masih sama seperti ketika belum merdeka dalam tanda kutif.
Menanamkan rasa disiplin ini mungkin juga ada benarnya ketika para pendidik di sekolah melatihkannya kepada para anak didiknya ketika sedang pelaksanaan upacara bendera, menerapkan rasa bertanggungjawab ketika harus menjadi petugas upacara dengan berlatih sebaik mungkin agar tidak terjadi kesalahan pada pelaksanaan upacara, merupakan penanaman sikap yang positif ketika anak didik di kasih sebuah amanah. Para peserta upacara harus berbaris dan berdiri dengan sikap tegak sempurna dan ikut melaksanakan upacara dengan khidmat, menunjukan rasa disiplin dan ketaatan terhadap aturan yang sudah ditetapkan, sehingga ketika sedang bagaimanapun kondisinya mereka akan tetap melaksanakan tugasnya dengan sebaik mungkin.
Seandainya tata upacara bendera yang dilaksanakan setiap hari senin ini dilaksanakan dengan sangat baik, dan tidak hanya dianggap sebagai ceremonial saja, hal ini sudah merupakan pembelajaran yang menanamkan pendidikan berkarakter terhadap siswa didik, sebab karakter akan terlihat dan berkembang dengan pendidikan gerak/praktik langsung yang dilaksanakan oleh peserta didik. Melatih kedisplinan memerlukan proses latihan yang harus dimulai sejak dini, sehingga ketika nanti anak didik tumbuh dewasa, kebisaaan baik ini akan terbawa dan terpatri terus dalam hati setiap anak didik/manusia.
Pendidikan berkarakter yang baru dideklarasikan oleh menteri pendidikan merupakan reaksi dari betapa bangsa ini saat ini memerlukan manusia yang tidak hanya cerdas bidang intelektual, tetapi juga harus cerdas dalam berbagai hal. Sifat kedisplinan akan mengantarkan seseorang menjadi manusia yang paripurna, karena mereka mempunyai kesadaran dan tanggung jawab atas apa yang mereka lakukan, mereka tidak hanya memikirkan diri sendiri dalam melakukan suatu hal, tetapi mereka juga memikirkan akibat yang akan timbul pada orang lain atau lingkungan sekitarnya.
Keadaan bangsa sekarang ini yang penuh dengan berbagai problema mestinya menjadi pelajaran buat kita semua, betapa Negara ini sulit menyelesaikan suatu masalah dengan sangat baik, belum selesai satu masalah dating masalah yang lain, yang terkadang masalah ini tidak ada bedanya dengan masalah yang belum terselesaikan. Korupsi, kejahatan materi atau kemanusiaan, dan bencana-bencana lainnya dating silih berganti seolah mencabik-cabik Negara ini, namun permasalahan ini banyak yang penyelesaiannya tidak tuntas, karena para pemangku kepentingan yang tidak betanggungjawab, dan tidak punya sikap disiplin untuk bersama-sama menyelamatkan bangsa ini.
Menanamkan kebiasaan displin dengan kegiatan yang kecil seperti pelaksanaan upacara bendera yang sudah biasa dikerjakan setiap hari senin di setiap sekolah, kiranya perlu kita telaah lagi, dampak positif dari kegiatan kecil ini yang mengakibatkan hasil yang besar seperti yang di peroleh bangsa Jepang mungkin bias membuka kembali pikiran kita agar penanaman sikap positif dari dampak dilaksanakannya upacara bendera perlu kita kaji dan terapkan kembali dan proses pembelajaran langsung dalam rangka membentuk anak didik yang mempunyai karakter sehingga mereka memiliki bekal tidak hanya kemampuan intelektual, tapi juga kepribadian yang paripurna agar bias melanjutkan perjuangan pendahulunya mengelola dan membesarkan Negara ini dengan tidak hanya memikirkan keuntungan pribadi yang berakibat akan kehancuran Negara untuk selamanya, tetapi mereka juga memikirkan keberlangsungan kehidupan di negara ini untuk jangka waktu yang panjang sampai hancur dunia ini, agar Negara ini tetap besar, jaya dan disegani oleh Negara-negara lain. Semoga harapan ini bias terkabul.!?
Copyright © 2013 SMAN 2 Jalawiyata Kotabumi